Wednesday, 13 May 2015

GEMBEL TRAVELER GOES TO SINGAPORE PART 1

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 

Hai... Hai... Apa kabar semuanya, udah lama nih saya belum posting lagi cerita-cerita saya. Kali ini sepertinya agak berbeda dari postingan blog-blog saya sebelumnya. Pada kesempatan ini saya ingin berbagi pengalaman saya ketika berkunjung ke negara tetangga sebelah kita Singapura bukan dalam rangka kunjungan kerja tetapi sebagai Gembel Traveler alias Backpacker. Ya Singapura! negara kecil dengan jumlah kurang lebih 5 juta jiwa ini merdeka pada tahun 1965 setelah lepas dari Malaysia. Untuk lebih jelasnya mengenai sejarah, demografi, budaya dan lainnya silahkan klik link tentang negara Singapura

Untuk backpacker pemula yang mau menjelajahi dunia untuk pertama kali, Singapura mungkin menjadi pilihan pertama untuk dicoba disinggahi. Alasannya mungkin beragam karena Singapura salah satu negara terdekat dengan Indonesia selain Malaysia dan Brunei. 

Berbekal tiket promo Air Asia yang sudah kita booking jauh-jauh hari sebelum berangkat dan uang pas-pasan yang kita simpan di dompet, akhirnya dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim, saya terima nikahnya... #Upss... ^.^ (Ketauan deh masih Jomblo. Hihihi...) Saking semangatnya karena kita mau berangkat. FYI: penerbangan kita menggunakan Air Asia QZ262 dari SHIA (Soekarno Hatta International Airport) menuju Singapura. Kita berangkat pukul 07.00 WIB dan dijadwalkan sampai di Singapura Pukul 9.40 (waktu Singapura) dengan waktu tempuh kurang lebih 1 Jam 40 Menit. 

Dari Terminal 3 SHIA kita pun segera check in untuk naik ke pesawat dengan terlebih dahulu melewati para petugas Imingrasi, sepertinya saya akan diperiksa oleh seorang petugas wanita dari Imigrasi, benar saja petugas itu akhirnya saya temui, saya berpandang-pandangan dengan petugas tersebut, (tapi sueerr, pandang-pandangannya gak mesra, sumpeeeehh...). Saya diminta untuk melepaskan topi yang saya pakai "topinya dibuka mas", pinta petugas tersebut kepada saya, baiklah karena kami warga negara yang baik hati gemah ripah loh jinawi, tidak sombong dan suka menabung, akhirnya saya pun membuka topi yang saya kenakan. Cilukkk Baaa... dan sang petugas cuma bilang, "oh iya sama". Dehh... Si mba minta dikitik-kitik nih pake botol. Pemeriksaan pun berlalu dan kita menunggu di boarding room untuk berangkat. Pengumuman Boarding pun sudah diumumkan agar para penumpang segera naik ke pesawat. 

Kakipun segera melangkah menaiki tangga pesawat, kebetulan saya memilih tempat duduk di sekitar bagian sayap pesawat, gak tau kenapa kalau naik pesawat saya selalu memilih dibagian tersebut, bawaannya "PW" (dibaca: Posisi Wuenak). Tetep aja, walaupun sudah sering naik pesawat bawaannya tuh selalu deg-degan kalau mau take off dan berada di dalam pesawat selama perjalanan, mulut dan hati rasanya gak berhenti komat kamit berdoa meminta perlindungan pada Allah SWT, Sang Maha Segalanya agar kita diberikan keselamatan selama dalam perjalanan. Singkat cerita, pesawatpun landing dengan mulus, semulus kulit Nikita Willy. Tibalah kita di Bandara Changi Terminal I. "WELCOME TO SINGAPORE" 





















Kaki kamipun sudah tidak sabar untuk menuruni anak tangga pesawat agar bisa cepat sampai menginjakkan kaki di Bandara Changi. Alhamdulillah... Horeee... Ye Ye La La. Akhirnya kita sampai di Bandara Changi untuk kesekian kalinya. Kami pun langsung menyusuri lorong Garbarata menuju Terminal 1. Sampai di Terminal 1 kita rehat sejenak untuk istirahat di gate tempat kami tiba. 


Tanpa pikir lama-lama saya pun langsung mengeluarkan botol minuman kosong yang saya bawa dari Jakarta untuk diisi dengan air minum di tempat pengisian air minum yang banyak terdapat di Bandara Changi, dan semuanya Free alias GRATIS 
Tempat mengisi air minum gratis (akusia.wordpress.com)













Dahaga kamipun terpuaskan, Alhamdulillah... botol air kami pun sudah terisi penuh dan kami siap untuk meneruskan perjalanan kami ke Singapura. Eittt tapi tunggu dulu, sebelum keluar dari Changi kita harus melewati gerbang Imigrasi dulu untuk pemeriksaan kelengkapan dokumen perjalanan kita dan jangan lupa sebelum melewati pemeriksaan Imigrasi agan agan diminta untuk mengisi disembarkation/embarkation card dari pihak Imigrasi Singapura, biasanya sih udah dibagiin di pesawat sebelum kita landing, dan kartu tersebut harus kita lampirkan bersamaan dengan pasport kita, begini nih penampakannya. Jangan coba-coba untuk bawa NARKOBA secuil apapun ke negara ini, karena hukumannya langsung hukum mati bro. Iya mati!! Serem kan. Jangan takut and grogi ya kalo ditanya tanya sama petugas Imigrasi, mereka cuma mau tanya selama di Singapura kita tinggal dimana, sebutin aja hotel atau hostel yang sudah kita booking mereka langsung diam seribu kata. 












Passport kita pun lulus dan diberi cap bahwa kita dikasih izin untuk tinggal di liburan di Singapura. Lewat pemeriksaan jangan lupa untuk mengambil peta kota Singapura dan Peta Link MRT yang banyak tersebar di bandara ini. Karena ini sangat memudahkan dan membantu kita lho untuk berkeliling di Singapura. Perjalanan pun kita lanjutkan kembali. Untuk menuju pusat kota tentunya kita membutuhkan perjalanan menggunakan MRT atau LRT maupun Bus di Singapura. 

Nahh... Sebelum naik transportasi yang kita inginkan tentunya kita harus punya tiketnya bukan? untuk perjalanan kali ini saya menggunakan kartu STP (Singapore Tourist Pass) seharga $30 Singapura untuk perjalanan selama 3 hari di Singapura. Kartu ini bebas digunakan untuk semua moda transportasi seperti Bus, MRT dan LTR kecuali Taxi ya ^.^, untuk alternative tiket lainnya kamu juga bisa menggunakan kartu EZ-Link dengan harga $12 dengan rincian saldo $7 dan harga kartu $5. Untuk mendapatkan kartu-kartu tersebut kamu kamu bisa mendapatkanya di Bandara Changi atau di gerai-gerai Seven Eleven yang banyak tersebar di Singapura. Kenapa saya lebih memilih untuk menggunakan STP kali ini, karena menurut saya praktis karena kita tidak perlu melakukan top-up untuk mengisi saldo kita jika saldo dikartu tiket kita habis terkecuali kita menggunakan kartu EZ-Link yang mana kita harus melakukan top-up saldo jika saldo kita tidak mencukupi. Untuk lebih jelas lagi mengenai perbedaan EZ-Link dan STP bisa dilihat di sini ya. Berikut penampakan kedua kartu tersebut --> 







therealsingapore.com

Untuk menuju menggunakan City Train sesampainya dari Terminal 1 Bandara Channgi kita harus menuju Terminal 2 karena stasiun MRT ada di Terminal 2. Untuk menuju ke Terminal 2 kamu bisa menggunakan SkyTrain dari Terminal 1 tentunya gratis. Keluar dari SkyTrain carilah sign board (papan petunjuk) Train To City. Stasiun MRT nya ada dibawah tanah. Oh iya meneruskan cerita mengenai Tiket MRT diatas tadi kamu bisa beli EZ-Link atau STP di Stasiun Changi ini teman, setelah turun dari elevator kamu kamu tinggal belok kiri untuk membeli Kartu Perdana STP (Singapore Tourist Past) harganya beragam ya mulai dari $10 untuk 1 hari, $20=2hari dan $30=3hari. Lanjut...

Tiket sudah ditangan dan selanjutkan kita arahkan kaki kita menuju hostel dimana kita akan beristirahat. Buat yang baru pertama kali ke Singapura mungkin agak sedikit keder nih gimana caranya nya naik MRT, mau nanya gengsi, gak nanya nyasar. Hihihi..., gak usah keder and panik tinggal baca peta MRT yang tersebar di stasiun ke arah mana yang akan dituju, masih keder juga tanya aja sama petugas stasiun MRT (Passanger Service) yang ada dikotak kaca seperti aquarium.

Dekatkan kartu (tap) STP kita di gerbang pintu masuk MRT cari tanda anak panah berwarna hijau yang ada di sebelah kanan. MRT pun tiba Wuzzzz... pada saat menunggu MRT antrilah dengan tertib jangan mengantri di depan pintu masuk MRT tapi antrilah di samping garis merah yang sudah ditandai. Masuklah kita ke dalam MRT. Nahhhh disini petualangan kita dimulai. Untuk diketahui ya teman, Singapura itu negara penuh dengan peraturan dan denda, jadi harus ditanemin dalam hati nih dari tanah air. Kita gak bisa bebas seenak dewek kayak di negara kita, pas masuk stasiun MRT kita dilarang untuk makan, minum, bawa durian dan merokok, semuanya ada dendanya brooo... 

Kali ini kita menuju ke Stasiun Lavender menggunakan MRT jalur hijau (Green Line), dari stasiun Changi kita turun di stasiun Tanah Merah untuk berganti kereta yang akan membawa kita ke stasiun Lavender. Kereta pun berganti kita melanjutkan perjalanan. Oh iya satu lagi nih di dalam MRT ada bangku untuk penyandang disabilitas maupun untuk ibu melahirkan, orang tua. Bangku ini dibedakan lho warnanya biasanya warnanya agak gelap dari bangku untuk orang umum dan biasanya terletak di sebelah pinggir. Berhubung saat si gembel melakukan perjalanan ke Singapura kali ini bertepatan dengan hari Jum'at dan sebagai umat muslim yang taat saya pun gak mau melewati Sholat Jum'at di Singapura, kapan lagi bisa Sholat Jum'at di Singapura. Hihihi... dan untuk melakukan ibadah Sholat Jum'at saya pun turun di stasiun MRT Bugis. 

Sampai di MRT bugis kita naik keatas ke arah City untuk melanjutkan perjalanan menuju Masjid Sultan untuk Sholat Jumat. Jalan kurang lebih 15 menit dari Bugis station ke arah Arab Street, dalam perjalanan kesana kita pun menjumpai es krim yang sangat populer di Singapura, yup es krim Singapura, harganya cuma $1, (jadi inget jajanan SD dulu, perasaan gw pernah makan kayak gini nih, es krim pake roti tawar warna warni) biasanya yang jual engkong-engkong.


rumahkuliner.wordpress.com

















Alhamdulillah sampai juga kita di Masjid Sultan untuk melaksanakan ibadah Sholat Jum'at. Oh iya waktu Sholat Jum'at disini Jam 13.00 waktu Singapura. Badan rasanya nikmat banget sampai di Masjid Sultan ini lumayan kan kita bisa istirahat melenturkan badan sejenak secara dari sampai bandara sampai masjid kita jalan kaki plus ritual wajib yang dicari adalah mencari air minum gratis buat memuaskan dahaga kita dan gak lupa ngisi air bro buat persedian, secara gitu lho air disini tuh LAHAM alias MAHAL. MC pun membuka sidang Sholat Jum'at di Masjid Sultan, menurut gw agak unik nih saat MC membuka jalannya Sidang Sholat Jum'at, MC nya ada 3 orang dengan tiga bahasa yang berbeda, masing-masing dengan bahasa Melayu, Inggris dan India. Unik aja sih. Hihihi... 


Sultan Mosque (sushizein.blogspot.com) 














Singkat cerita sholat pun selesai dengan khusyu dan saya pun segera meninggalkan Masjid Sultan untuk mengejar waktu check in ke tempat hostel yang ingin kami tuju di Lavender Street. Dari Bugis Station kita naik MRT ke Lavender Station untuk mencari hostel yang kita sudah booking yaitu Gusti Bed & Breakfast. 

---TO BE CONTINUED---

Singapore 17-19 April 2015
15.25 WIB








Share this

5 Responses to "GEMBEL TRAVELER GOES TO SINGAPORE PART 1"

  1. Jadi inget pas pertama kali ke singapore nih..

    Mampir juga mas..
    http://ranseltravel.com/blog

    ReplyDelete
  2. Mas tanya ya. Jadi beli stp nya stelah trun dr skytrain dan trun lg ke st mrt nya ya? bukan pas di bandara t1 ya . Thx

    ReplyDelete
  3. Mas tanya ya. Jadi beli stp nya stelah trun dr skytrain dan trun lg ke st mrt nya ya? bukan pas di bandara t1 ya . Thx

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beli STP di terminal 2,samping escalator turun

      Delete
    2. Beli STP di terminal 2,samping escalator turun

      Delete