Wednesday, 19 August 2015

SATE KERONCONG JATINEGARA

Jakarta, Jatinegara - Terletak di sebuah gang sempit bernama Gang Lele yang bersebelahan dengan Polres Metro Jakarta Timur. Warung Sate Keroncong di Jalan Matraman Jatinegara milik H. Kirmadi ini telah berdiri sejak tidak dapat duduk. Upsss... Hihihi... Warung sate ini berdiri sejak tahun 1965. Pada awalnya, dahulu warung sate ini diberi nama Warung Sate Sederhana. Penamaan Sate Keroncong ini diambil karena adanya pertunjukan alunan musik keroncong yang selalu dilantukan di depan kedai sate ini. Pertunjukan keroncong yang mengalun di depan warung sate ini tak pelak membuat sebutan baru dikalangan para pengunjung warung sate ini yang akhirnya lama kelamaan banyak orang menyebut warung sate ini dengan sebutan Warung Sate Keroncong. 
Source: Photo Pribadi


Source: piqo.blogspot.com
Sejarah adanya musik keroncong yang selalu menemani para pengunjung juga cukup unik, pertemuan Mulyono dan H. Kirmadi sang pemilik warung diawali saat Mulyono yang berprofesi sebagai pengamen keroncong di daerah Mester bertemu dan memainkan genre musik keroncong di depan warung H. Kirmadi. Seiring berjalannya waktu, Mulyono ini pun berbicara kepada sang pemilik warung untuk dapat diizinkan mangkal dengan menyuguhkan pertunjukan musik keroncong di depan warung milik pak H. Kirmadi. Gayungpun bersambut, sang pemilik mengizinkan dan mendukung Pak Mulyono untuk tampil di depan warung miliknya, sejak saat itu Pak Mulyono dan rekan-rekannya mendapatkan rejeki dari sini.  

Sebelumnya kelompok musik keroncong yang menetap di warung sate ini pun juga berganti ganti, sampai pada akhirnya pada tahun 1995 kelompok keroncong Rindu Kasih lah yang akhirnya menjadi kelompok keroncong tetap yang selalu setia menghibur para pengunjung warung sate ini dengan lantunan musik-musik keroncong lawasnya. 

Untuk urusan harganya sendiri kuliner sate yang sangat lezat ini mungkin terbilang cukup mahal, namun harga yang ditawarkan oleh warung sate ini juga sepadan dengan harga yang dibayarkan, dengan potongan daging kambing yang besar juga rasa khas daging kambing yang tidak berbau dan tidak alot saat masuk kedalam mulut berpadu satu dengan bumbu kecap dengan irisan bawang, tomat, cabai rawit ditambah alunan musik keroncong yang selalu menemani para pengunjung.

Satu porsi sate dengan isi 10 tusuk sate kambing dipatok dengan harga Rp. 60.000 per porsi. Bukan hanya sate kambing saja yang disajikan pada menu warung ini, para pengunjung juga bisa bisa menikmati gurihnya tongseng kambing dari Warung Sate Keroncong ini dengan harga Rp. 60.000 per porsi.

Source: mimbarsaputro.wordpress.com

Penasaran ingin mencoba? kamu-kamu bisa mengunjungi Warung Sate Keroncong ini setiap hari yang jam mulai bukanya pukul 10.00 WIB dan tutup pada pukul 17.00 WIB. Selamat mencoba... ^.^

Jakarta 19 Agustus 2015
11.36 WIB 



Share this

0 Comment to "SATE KERONCONG JATINEGARA"

Post a Comment