Tuesday, 27 September 2016

PENYAKIT GENGSI

Source: inspira.id


Assalamu'alaikum Warrahmatullah Wabarakatuh. Sahabat semua apa kabarnya hari ini. Semoga semua dalam keadaan sehat wal afiat. Kali ini saya akan mereblog tulisan dari guru kita KH. Abdullah Gymnastiar atau yang biasa disebut dengan Aa Gym. Reblog tulisan ini bercerita tentang sebuah penyakit hati yang sering atau banyak dijumpai di masyarakat, mungkin saya termasuk yang terkena penyakit ini. Namanya penyakit "Gengsi". Untuk lebih jelasnya mari kita baca ulasan lengkapnya.
Alhamdulillah! Tak ada yang patut disembah selain Alloh Swt. Hanya kepada Alloh kita semua akan kembali. Semoga Alloh Yang Maha Mendengar setiap doa, senantiasa membimbing kita sehingga kita termasuk kepada golongan hamba-Nya yang bersyukur. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada Rosululloh Saw.
Saudaraku, gengsi adalah penyakit yang menyesakkan dada, membuat hati tertekan, merasa terhimpit, dunia ini terasa sangat sempit. Ada orang yang karena gengsi naik angkot, maka dia memaksakan naik taksi, padahal ia tidak mampu dan memang tidak perlu. Sepanjang jalan ia tidak menikmati jok yang empuk di dalam taksi karena matanya gelisah melihat argo yang terus bertambah.
Ada juga orang yang datang ke sebuah acara mengendarai motor lama. Karena gengsi, ia berusaha datang lebih awal, kemudian mencari tempat parkir yang agak tersembunyi. Ada lagi orang yang memaksakan diri mencicil ponsel baru yang mahal hanya karena gengsi di depan teman-temannya memakai ponsel lama yang dipikirnya sudah ketinggalan zaman. Maa syaa Alloh.
Betapa menderita hidup yang demikian. Menuruti keinginan, bukan kebutuhan. Memaksakan diri, tanpa melihat kemampuan. Mengikuti pandangan orang, tanpa memikirkan kebaikan dan keburukan. Semua itu terjadi karena gengsi.
Gengsi itu sama bahayanya dengan ‘ujub dan minder. Semuanya sama-sama perwujudan dari cinta dunia. Gengsi muncul karena hati sudah terpaut dengan dunia, menjadikan dunia sebagai tolak ukur kemuliaan. Padahal yang dikejar kemuliaan di pandangan manusia. Apalah artinya mulia di pandangan manusia, tapi sia-sia di pandangan Alloh Swt.
Saudaraku, tidakkah kita ingat pada sabda Rosululloh Saw., “Demi Alloh, bukan kemiskinan yang aku khawatirkan akan menimpa diri kalian. Akan tetapi, aku kahwatir jika dunia ini dibentangkan untuk kalian sebagaimana ia dibentangkan untuk orang-orang sebelum kalian sehingga kalian berlomba sebagaimana mereka berlomba, dan akhirnya kalian hancur sebagaimana mereka hancur.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Tidak perlu kita gengsi memakai motor gara-gara mobil kita dijual. Tidak perlu kita gengsi tinggal di rumah kontrakan. Demi Alloh.. Semua yang ada di dunia ini milik Alloh. Yang kita miliki, yang masih kita cicil atau yang kita sewa, semuanya mutlak milik Alloh. Semua itu ada di tangan kita hanya titipan saja dan hanya ujian. Tidak perlu gengsi dengan apa yang kita miliki. Gengsi adalah bentuk lain dari kufur nikmat, seolah karunia yang Alloh berikan kepada kita tiada berarti. Maa syaa Alloh.
Alloh Swt. berfirman,
ٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَا لَعِبٌ۬ وَلَهۡوٌ۬ وَزِينَةٌ۬ وَتَفَاخُرُۢ بَيۡنَكُمۡ وَتَكَاثُرٌ۬ فِى ٱلۡأَمۡوَٲلِ وَٱلۡأَوۡلَـٰدِ‌ۖ
“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan sesuatu yang melalaikan. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (QS. Al Hadiid [57] : 20)
Semoga kita bisa mengendalikan diri dari penyakit gengsi. Pastikan kita memakai dan memiliki atas dasar perlu, bukan sekedar mau. Ikutilah kesederhanaan Rasulullah Saw. dan para sahabat serta salafushsholeh. Cinta dunia adalah sumber malapetaka. Semoga kita tergolong orang-orang yang selamat. Aamiin yaa Robbal ‘aalamiin.[]

Sunday, 25 September 2016

MAU KENAL TEMAN DEKATMU? PERGILAH TRAVELING BERSAMA

Mau kenal teman dekatmu? Pergilah traveling bersama. Mau tau karakter teman dekat?? Gak perlu jadi psikolog atau membaca buku kepribadian. Kalo suka traveling,cukup dengan jalan bareng lebih dr 48 jam, maka akan tampaklah karakter asli manusia yang selama ini begitu dekat.

Bila selama ini karakter yang ditunjukkan selalu menyenangkan, jangan kaget saat traveling ke suatu tempat yang jauh dalam masa yang cukup panjang, kamu akan mendapati sesosok yang asing, begitu beda dan jauh dari nyaman. Memang gak semua orang berubah secara drastis, tapi pasti akan mendapatkan perbedaan dari kesehariannya. Saat traveling lebih dari 48 jam dan hanya dalam grup kecil; tidak lebih dari lima orang, tiap orang akan terjalin suatu kedekatan yang intens. Tanpa disadari kita menjadi diri sendiri, apa adanya, tanpa topeng basabasi.

Dalam waktu yang cukup panjang ini akan ada suatu waktu dimana kejenuhan akan muncul, entah jenuh jadi follower, jenuh jadi leader, jenuh pendapatnya ga diacuhin, jenuh keseringan molor, jenuh karena terburu-buru dan jenuh-jenuh lainnya. Bahkan ada yang cuek aja gak peduli. Disituasi inilah mentalitas dan kedewasaan individu diuji. Bener gak sih orang yang selama ini dekat kog berubah.

Buat saya "That’s the magic of traveling" bisa membuka tabir yang selama ini tertutup. Dengan traveling bersama akan terlihat karakter individu yang bersama kita. Dan sejalan dengan semakin letih fisik selama traveling emosipun kadang tak terkontrol. Celakanya adalah sepulang traveling hubungan pertemanan malah menjadi renggang.

Jadi ada baiknya sebelum berangkat traveling bersama jangan terlalu gembira, siapkan mental untuk hal buruk yang mungkin terjadi pada diri sendiri dan teman seperjalanan. 

Inspirasi cerita dari mbak ku, mba Elvi (Bandanaku)



Jakarta 28 September 2016
12.58 WIB



Thursday, 22 September 2016

SUATU SAAT NANTI


Atas nama jarak yang memisahkan kita saat ini, bersabarlah lebih lama lagi. Bersabarlah lebih hebat lagi dari yang kau pernah bisai, karena bila Tuhan mengijinkan, suatu saat nanti akan ada aku yang selalu kau temui, setiap pagi saat kau membuka mata untuk pertama kali. Berhentilah mengeluh saat ini, saat ini bukan waktunya kita bersatu dalam angan dan imajinasi yang satu, kau tahu? kita memang belum saatnya saling memupuk rindu, kita masih enggan sejiwa.


Satu saat nanti, pasti ada saatnya. Jangan menjadikan saat ini alasanmu selalu bersedih hati. Jadikanlah masa depan sebagai motivasi.

Satu saat nanti kita akan bersama merakit senyum setiap hari, jangan menghawatirkan jiwa yang masih dua, jangan! Karena itu berarti kau meragukan Tuhan atas kuasaNya dan kepastianNya. Cukuplah saja kita percaya kepadaNya, percaya pada diri ini untuk terus berusaha naik, percaya pada hati yang rindu akan didengarkan untuk sendiri. Jangan menanyakan perihal masa depan, justru masa kini adalah jalan menuju kesana. Jalani sebaik-baiknya agar masa depan bisa baik-baik saja.

Suatu saat nanti, tak akan ada lagi keresahanmu perihal ini dan itu sebagian akan terbagi bersamaku, Iya! Suatu saat nanti.

         



Jakarta, 25 September 2016
21.30 WIB

IBU DAN ANAK PEREMPUANNYA

”Nak, kau boleh yakin tapi jangan terlalu, kau boleh menyukainya, tapi jangan terlalu. Dia belum menjadi suamimu Nak, maka dia belum pasti menjadi jodohmu.

Kau boleh tenggelam dalam perasaanmu, tapi jangan sampai karam, sebab kau harus selalu ingat, kau punya tujuan.

Besederhanalah dalam berperasaan. Berhati-hatilah menjaga hati.
Allah selalu memberi yang terbaik Nak.

Yang baik kau lepaspun juga akan kembali, pun sebaliknya.
Nak, laki- laki itu adalah jodohmu jika dia telah menjadi suamimu “.


Quote by. ibuknya Si Nona Senja 

Semoga perasaanku padamu selalu seperti ini ; biasa dan sederhana saja sampai tiba pada waktu-Nya. Tetapi kamunya siapa?




Jakarta, 25 September 2016
21.30 WIB

JANGAN SAMPAI ADA DAN TIADAMU DI DUNIA INI TAK ADA BEDANYA

Jangan pernah ingin menjadi orang yang biasa saja, karena penduduk bumi terlalu banyak. Dunia hanya memperhatikan orang-orang yang tak biasa. Dunia tak punya waktu memperhatikan orang yang hidupnya rata-rata. 

Ada miliaran manusia yang hidup dalam satu generasi. Tetapi hanya ada segelintir saja orang yang namanya kemudian muncul menjadi bintang. Sementara sebagian besar lainnya terpaksa alur hidupnya sangat sederhana: lahir, hidup beberapa saat, kemudian meninggalkan dunia tanpa ada sedikitpun jejak sejarah yang layak dikenang generasi setelahnya. 

Jadilah manusia yang kehadirannya dibutuhkan, dicintai, disayangi oleh orang-orang sekitarnya. Jadilah manusia yang hadirnya sangat didamba. Tanpa kehadiran dia, akan sulit sekali untuk dijumpai perubahan ke kehidupan yang lebih baik. 

Jadilah manusia yang kehadirannya selalu dinanti, kepergiannya ditangisi, kedatangannya selalu ditunggu, dan kepergiannya menyisakan sedih di kalbu. Jangan sampai ada dan tiadanya dirimu di dunia ini tak ada bedanya. Ukir namamu di panggung sejarah. 




Jakarta, 25 September 2016
22.00 WIB

Wednesday, 14 September 2016

ITINERARY MALAYSIA 4 HARI 3 MALAM PART 1

Para penumpang penerbangan Air Asia QZ 200 tujuan Kuala Lumpur diharap untuk memasuki boarding room. Panggilan untuk segera memasuki boarding room sudah terdengar dengan lantang ketika para gembel menunggu di terminal keberangkatan 2F Bandara Soekarno Hatta. Seketika itu pun kami langsung memasuki boarding room untuk segera menaiki pesawat. Kali ini kita berangkat ke Malaysia bersama 6 orang, memasuki imigrasi langsung lah kita menuju gate E4 dimana pesawat yang akan kami tumpangi berparkir ria untuk menunggu kedatangan kami, siapa sangka ruang tunggu di gate E4 sudah penuh sesak dengan para penumpang dengan tujuan Malaysia dan Singapura. Menurut pantauan gembel ruang tunggu di gate E4 ini tidak layak sekali, ruang tunggu terasa tidak nyaman, bangku ruang tunggu hanya sedikit ditambah dengan panasnya ruangan di dalam ruang tunggu meskipun ada Air Conditioner yang berhembus namun hembusannya tidak terasa akibat terlalu banyaknya penumpang yang sedang menunggu untuk diterbangkan. 

Sesuai jadwal yang tertera di tiket akhirnya pesawat kami pun bersedia untuk segera take off dari landasan pacu Bandara Soekarno Hatta pukul 11.30 WIB. Setelah berbagai macam ritual sebelum take (safety flight anouncement) selesai akhirnya pesawat Air Asia QZ 200 yang kami tumpangi berhasil mulus take off. Bismillah... Itulah ucapan pertama yang kami lontarkan ketika pesawat akan take off meninggalkan langit Jakarta. 

Perjalanan ke Kuala Lumpur Malaysia kami tempuh kurang lebih selama 2 Jam, tidak banyak aktivitas yang kami lakukan ketika pesawat sudah berada diatas ketinggian kurang lebih 30.000 kaki, sekiranya begitu yang saya dengar dari pak pilot sebelum pesawat kami lepas landas. Mulai dari perbincangan penumpang, mondar mandirnya Pramugari dan Pramugara yang menjajakan makanan dan minuman serta souvenir dari Air Asia, serta pulasnya teman saya yang terlelap dalam tidurnya (maklum begadang kagak tidur, saking excitednya pengen jalan-jalan). Seakan ada yang menghipnotis mata saya, berkali-kali pula mata saya menatapi bentangan langit biru dan gumpalan awan yang sangat luas semakin mengigatkan kami atas ke Agungan dan Kebesaran dari sang Maha Pencipta Allah SWT. Masya Allah... Allahu Akbar, sungguh indah ciptaan Mu Ya Allah. Keagunan dan Kebesaran dari Sang Pencipta ini mengingatkan saya atas salah satu firmanNya mengenai pencipataan langit. Firman Allah: 

اللَّهُ الَّذِي رَفَعَ السَّمَاوَاتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا ۖ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ ۖ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُسَمًّى ۚ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ بِلِقَاءِ رَبِّكُمْ تُوقِنُونَ


Artinya: 
Allah-lah yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas A'Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (mahluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan(mu) dengan Tuhanmu. (QS: Ar-Ra'd Ayat:2)

Source: Photo Pribadi

Dalam keheningan kabin pesawat sang kapten memberitahu para penumpangnya bahwasannya pesawat yang kami tumpangi akan tiba mendarat kurang lebih 5 menit lagi di Bandara Internasional Kuala Lumpur 2, "Alhamdulillah sampe juga..." sahutan nada kegirangan teman dari kursi belakang bangku saya menyeru namaNYA dengan penuh gembira bahwa dirinya akan menginjakan kakinya pertama kali ke negeri orang. Touch Down! Alhamdulillah... Ucapan rasa syukur pun saya lontarkan ketika pesawat kami sudah melakukan pendaratan mulusnya di Bandara KLIA2. 

Para penumpang bergegas meninggalkan bangku masing masing untuk menuju garbarata, tak ketinggalan kamipun mengikuti jejak penumpang lainnya ingin segera menikmati kemegahan Bandara KLIA 2, oh iya ada sedikit info mengenai Bandara KLIA2 ini, Bandara KLIA 2 ini adalah bandara khusus untuk pesawat-pesawat berbiaya tarif rendah atau yang biasa dikenal dengan LCC (Low Cost Carier) dan juga merupakan home base bagi maskapai penerbangan Air Asia. Meskipun Bandara ini dikhususkan untuk maskapai dengan tarif rendah namun fasilitas yang disajikan di bandara ini melebihi Bandara Soekarno Hatta, T_T sedihh... Hihihi... mungkin suatu saat nanti ada pembenahan dari pihak Angkasa Pura untuk memperbaiki Bandara Soekarno Hatta. Lanjut...!

Sesuai jadwal yang tertera di itinerary perjalanan kami bahwasannya pesawat akan landing di KLIA2 Jam 14.30 waktu Malaysia. Singkat cerita sampailah kita di antrian loket imigrasi Malaysia, Wow! Ternyata antriannya padet merayap, antrian yang padat ditambah kurang dinginnya AC membuat keadaan di loket imigrasi makin sembraut, seperti yang terjadi pada seorang bapak asal Malaysia yang mengantri tepat dibelakang saya. Bapak tua itu ngedumel mengeluarkan kata-kata agar antrian barisan depan untuk mempercepat antriannya. Selesai dari loket imigrasi dan security check in kamipun segera melanjutkan perjalanan kami untuk membeli tiket bus yang akan membawa kami ke pusat kota Kuala Lumpur. Counter tiket bus ini terletak di lantai bawah dari KLIA2. Sebelum membeli tiket kami pun beristirahat sebentar untuk meringankan beban otot-otot pada tubuh kami di ruang tunggu counter tiket bus. Sambil beristirahat salah satu teman kami mencoba untuk membeli SIM Card untuk bisa dipakai biar para gembel tetep bisa eksis ngalay ^•^, hihihi... Pilihan kami jatuh pada Sim Card DIGI, dengan harga RM60 untuk quota paket data sebesar 20 GB selama seminggu. Share cost pun mulai terjadi saat ingin membeli SIM Card ini, masing-masing personil Gembel Traveler dikenakan RM10 untuk patungan membeli SIM Card ini. (RM10X6 Orang=RM60). 


Runaway KLIA 2
Perjalanan dilanjutkan menggunakan Skybus menuju pusat kota Kuala Lumpur, untuk bisa menggunakan Skybus ini teman-teman harus merogoh kocek sebesar RM11 untuk menuju pusat kota Kuala Lumpur. Kalian bisa mendapatkan tiket Skybus ini dengan membelinya di Counter tiket bus yang berada di lantai bawah dari KLIA2 ini. Jarak tempuh dari KLIA2 ke pusat kota Kuala Lumpur ditempuh kurang lebih selama 1 jam perjalanan. Sesampainya di KL Sentral kita langsung naik menuju eskalator untuk melanjutkan perjalanan kami menggunakan menggunakan MRT ke pusat kota. Stasiun MRT ini berada bersebelahan dengan KL Sentral, kalian tinggal jalan menggikuti sign board untuk menuju MRT Station yang terletak di dalam Mall KL Sentral. 

Untuk menuju ke Bukit Bintang dari KL Sentral, kalian harus membeli tiket yang berada di areal KL Sentral Station seharga RM2.5 atau Rp. 8.262 dengan membeli melalui Ticket Vending Machine. 

Ticket Vending Machine (Diperankan oleh model sukarela ^.^)
syifadiyatma.blogspot.com
Dari KL Sentral station menuju Bukit Bintang station terbilang singkat, hanya memakan waktu kurang lebih 10 menit. Suasana saat kami menaiki MRT lumayan agak ramai dikarenakan waktu pulang kerja warga Kuala Lumpur. 


Inside MRT Kuala Lumpur


View dari dalam MRT yang terlihat lumayan padat 

Perjuangan masih menggelayuti para gembel saat hendak menemukan hostel di daerah Bukit Bintang. Letak hostel ini ternyata terselip di antara jalan yang menanjak dan menurun serta klub-klub malam yang berjejer di jalanan Changkat Bukit Bintang. Sebelum check-in di hostel yang akan kami tuju kami menyempatkan untuk beli air mineral di salah satu minimarket yang berada di kawasan Bukit Bintang, namanya Pasar Raya KK, kalau di Indonesia seperti Alfamart atau Indomart lah ya. Pasar Raya KK ini beroperasi selama 24 jam lho dan bisa menjadi referensi utama untuk membeli kebutuhan sehari-hari saat kita berada di Malaysia. Selain Pasar Raya KK ada juga Seven Eleven, 77 dan News Maker dan lain-lain.  



Pasar Raya KK di Petaling Street

Hostel ini berada di lantai dua salah satu klub malam di jalan Changkat Bukit Bintang. Hostel ini kami pesan melalui situs booking.com yang sudah sering kali menjadi referensi saya ketika akan menginap di hotel maupun hostel baik dalam dan luar negeri. Untuk hostel yang satu ini tampaknya ada ketidak cocokan antara review yang ditampilkan didalam situs mereka dengan keadaan sebenarnya. Oh My God... hostel ini sungguh diluar dugaan ekspektasi saya. Fasilitas yang ditawarkan sangat jauh dari review yang diberikan oleh para customer. (Curiga nih, jangan-jangan yang mereview bayaran semua). Mulai dari tidak adanya Dispenser air, toilet yang jorok, kebersihan hostel yang berantakan. OMG gak mau lagi deh nginep di Serenity Hostel. It Was Bed! Mungkin gara-gara murah kali ya ^.^. Anyway masalah hostel sebenernya gak menjadi masalah berati buat para gembel, yang terpenting para gembel bisa beristirahat dengan dihiasi mimpi berkelana mengunjungi dunia sebagai penyemangat hidup. Aammiin...


Tampak dari kejauhan KL Tower dari jalan Changkat Bukit Bintang


Hari kedua perjalanan kami dilanjutkan dengan agenda mengunjungi tempat persembahyangan umat Hindu India yang berada di kawasan Batu Caves, tempat ini merupakan salah satu iconic place jika kita hendak mengunjungi Malaysia. Daya tarik dari tempat ini adalah adanya Patung Murugan salah satu dewa dalam agama Hindu. Patung ini berdiri dengan ketinggian 42.7 M, selain patung tersebut di dalam komplek candi ini juga terdapat Gua Cathedral atau Gua Kuil, memiliki tinggi 100 m dan langit-langit berukir fitur kuil Hindu. Untuk mencapainya, pengunjung harus mendaki curam dari 272 langkah. Di dasar bukit dua kuil gua lagi, Gua Galeri Seni dan Museum Gua, baik yang penuh dengan patung-patung Hindu dan lukisan. 


Iconic Patung Murugan 


Say Hi untuk para gembel. Hi...
Untuk menuju ke kuil ini dari tempat kami menginap di Bukit Bintang kami harus berjalan kurang lebih 200 meter menuju station MRT Bukit Bintang untuk kemudian lanjut ke KL Sentral dengan membeli tiket MRT sebesar RM2.5 dan dilanjutkan dengan membeli tiket KTM Komuter dengan harga RM2.6. Batu Caves ini terletak di Platform No.3 KTM Komuter dari station KL Sentral 

Platform 3 KTM Komuter di Station KL Sentral


Tiket KTM Komuter RM2.6 ke Batu Caves


Dapet temen baru dari Australia. Give them Hi Five. Hi...

KTM Komuter menuju Batu Caves

Saat berkunjung ke Batu Caves dari KL Sentral Station ada sedikit kejadian yang membuat salah satu temen kami harus merogoh dompetnya lebih dalam, salah satu teman kami kehilangan tiket KTM Komuter yang sudah dibeli saat berada di KL Sentral Station, ketika hendak menuju pintu keluar Batu Caves Station teman kami tersadar bahwa tiket yang sudah dibeli hilang, entah apa yang ada dipikiran salah satu gembel yang satu ini sehingga tiketnya bisa hilang. Ketika hendak diperiksa oleh salah satu petugas jawatan kereta api teman saya tidak bisa menunjukkan tiketnya, alhasil teman kami "disandera" untuk sementara waktu mengklarifikasi kenapa tiketnya bisa hilang. Setelah melewati ceramah singkat dari sang petugas, teman kami diharuskan membayar denda tambang (ongkos) sebesar RM30 atau kurang lebih 100 ribu kurang dikit. Hadehhh... apa daya uang RM30 harus keluar untuk membayar denda. 

Sekitar pukul 13.30 waktu Malaysia kami pun melanjutkan perjalanan kami menuju KL Sentral. Perjalanan dari Batu Caves ke KL Sentral station tidak memakan waktu lama kurang lebih 15 menit perjalanan, Batu Caves Station dan KL Sentral sama sama ujung dari station. Dengan membayar RM2.6 kita sudah bisa menyambangi kembali KL Station untuk lanjut perjalanan ke Bukit Bintang. Sebelum ketibaan di Bukit Bintang kami bergegas untuk membeli paket tiket Resort World Genting Highland. Counter tiket dari RW Genting Highland ini berada sebelum pintu keluar dari KL Sentral di lantai pertama. 


Harga tiket menuju Resort World Genting Highland

Counter Tiket Bus Resort World Genting Highland

-TO BE CONTINUED-



ITINERARY MALAYSIA 4 HARI 3 MALAM

HARI/TANGGAL
AKTIVITAS
KETERANGAN
HARGA
Jum’at/19-8-16
Beli paket data internet DIGI RM60 (10x6 Orang)
KLIA 2 (ruang tunggu Counter Bus)
RM10
Tiket Skybus dari Bandara KLIA2 ke KL Sentral
Counter Skybus terletak di basement floor KLIA 2 (Lantai Dasar)
RM11
Tiket MRT dari KL Sentral ke Bukit Bintang Station
Ticket Vending Machine KL Sentral
RM2.5
Serenity Hostel Bukit Bintang RM69 (4D3N)
Serenity Hostel Bukit Bintang
RM69
Beli air mineral ukuran 1 Liter
Pasaraya KK (Mini mart)
RM2.5
Makan nasi goreng ayam India dan Lemon Tea
Jalan Alor Bukit Bintang. Resto halal tidak begitu banyak di jalan Alor, sebelum makan biasakan bertanya kepada penjualnya apakah halal atau tidak (No Pork No Lard)
RM13
(10+3)
Jajan chicken snack
Jalan Alor Bukit Bintang
RM10
Keliling Kuala Lumpur menggunakan bus GO-KL Purple Line
Halte pemberhentian di seberang Pavilion Kuala Lumpur
Gratis
Beli air mineral ukuran 1 Liter
Pasaraya KK (Mini mart)
RM 2.5
Sabtu/20-8-16
Tiket MRT dari Bukit Bintang Station ke KL Sentral
Ticket Vending Machine KL Sentral
RM2.5
Tiket KTM Komuter dari KL Sentral ke Batu Caves
Ticket counter KTM Komuter KL Sentral
RM2.6
Manisan untuk sembahyang umat India
Dalam kawasan Batu Caves
RM1
Buah potong dingin
Pintu gerbang Batu Caves
RM1
Tiket KTM Komuter dari Batu Caves ke KL Sentral
Ticket counter KTM Komuter Batu Caves station
RM2.6
Tiket MRT dari KL Sentral ke Bukit Bintang Station
Ticket Vending Machine KL Sentral
RM2.5
Menuju Pasar Seni/Central Market menggunakan bus GO-KL Purple Line
Halte pemberhentian di seberang Pavilion Kuala Lumpur dengan tujuan ke Pasar Seni (Central Market)
Gratis
Beli orange jus
Food stall area Kasturi Walk Central Market
RM3
Beli air mineral ukuran 600 mililiter
Pasaraya KK (Mini mart)
RM1.8
Beli souvenir (key chain/gantungan kunci, miniatur Petronas Twin Tower ukuran besar dan kecil
Didalam area Pasar Seni/Central Market. Harga gantungan kunci 1 paket isi 6 harganya RM6 (beli 3 paket). Untuk miniatur Petronas Twin Tower harganya masing-masing RM7.5 dan RM5
RM43
Pulang Menuju halte Pavilion Bukit Bintang menggunakan bus GO-KL Purple Line
Jalan kurang lebih 200 meter ke pemberhentian GO-KL Pasar Seni
Gratis
Tiket MRT dari KL Sentral ke Bukit Bintang Station
Ticket Vending Machine KL Sentral
RM2.5
Tiket pulang pergi ke Resort World Genting Highland (tiket ini sudah termasuk tiket pulang pergi bus dan skytrain)
Terletak di ujung kiri dari pemberhentian Taxi di KL Sentral
RM21.40
Makan ayam ala kentucky di Uncle Jack Chicken
Uncle Jack Chicken ini terletak di dalam Pasar Raya Giant (Giant Super Market) di kawasan Sunge Wang Bukit Bintang.
RM5.6
Ahad/20-08-16
Beli lemon tea kaleng
Seven Eleven MRT Bukit Bintang station
RM3.30
Tiket MRT dari Bukit Bintang Station ke KL Sentral
Ticket Vending Machine KL Sentral
RM2.5
Menuju Resort World Genting Highland dengan tiket yang sudah kita beli sehari sebelumnya
Letak dari Counter Tiket untuk menuju Resort World ini terletak di sebelah kiri pintu keluar KL Sentral

Beli oleh-oleh (coklat, permen) dan air mineral ukuran 1 liter
Pasar Raya Giant (Giant Super Market) di area perbelanjaan Sunge Wang Bukit Bintang.
RM32.21
Beli lemon tea kaleng
Drinking vending machine didalam are perbelanjaan Sunge Wang
RM2
Makan ayam ala kentucky di Uncle Jack Chicken
Uncle Jack Chicken ini terletak di dalam Pasar Raya Giant (Giant Super Market) di kawasan Sunge Wang Bukit Bintang.
RM6.29

Makan malem masakan khas Malaysia
Halal Food stall Yah’s Kitchen dengan menu, ayam masak jahe, udang pedas dan ikan tiga rasa
RM20
Senin/21-8-16
Tiket MRT dari Bukit Bintang Station ke KL Sentral
Ticket Vending Machine KL Sentral
RM2.5
Tiket Skybus dari KL Sentral ke Bandara KLIA2
Counter tiket Skybus berada di Basement Floor KL Sentral
RM11
TOTAL
RM289,8
Rp. 957.789

Kurs Tanggal 19 s/d 21 Agustus 2016 sebesar Rp. 3.305 untuk 1 Ringgit Malaysia


Tiket Pesawat PP Air Asia sebesar Rp. 459.000 








Kuala Lumpur 19-21 Agustus 2016
14.33 WIB